Dulu aku adalah aku dan kamu adalah kamu
Tapi saat ini aku dan kamu adalah kita yg menjadi satu diantara ribuan pasangan lain.
Aku mengagumu sejak dulu , entah itu kapan yang aku ingat sejak 3tahun lalu sebelum keadaan yg seperti saat ini , aku yg diam dalam jarak dan waktu yg amat asa berfikir bahwa kamu hanya akan ada dalam mimpi? Aku ingin mendeskripsikan hidupmu , mungkin kelak kau akan menjadi ABDI NEGARA dan kelak aku yang berharap kau akan jadi ABDI IMAMku .
Beberapa waktu membuat kita menyatu saat jarak telah hilang dan waktunya telah datang , aku wanitamu pemuja keindahan tuhan yg di anugrahkan tuhan , setiap gerakmu dan pahat mu aku menyukaimu dalam kegelapan malam dengan pelita yg menerangi kisah kita . dalam hitungan bulan aku sudah berandai bahwa kamu adalah priaku , pria dengan banyak tuntunan dan dengan banyak tujuan
Malamku telah datang dimana saat bintang-bintang yg menghiasi malamku mulai bermunculan , saat setiap waktuku kuhabiskan untuk memikirkanmu . tak perlu menunggu malamku datang dalam hati ku menatapmu ku selalu panjatkan pintaku "Ya robb,Ridhoi lah kau sebagai imam dalam sujudku,jadikan engkau adalah pria yg baik bagiku,masa depanku dan baik bagi agamaku".
Hentak jantung berdenyut lebih keras dikala aku harus mengingat tatapan tajam dirinya .
Jarak yg memisahkan akan menyatu menjadi nadi yg begitu dekat , nafas dengan endusan lalu hidung yg deketan aku dan kamu dalam sebuah ikatan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar