Aku menemukan cahayaku kembali , kembali kepada PRIA PETUALANGKU .
Pria nasionalis , pria yang kritis.
Lagi-lagi cahaya itu muncul dari sosoknya ,
Ketika aku sedang hancur akan harapan sedang jatuh akan arah tujuan.
Kamu datang sebagai petunjukku , kamu memang sedari awal sudah mengerti namun aku yang tidak bisa memahami maksudmu.
Kamu saat ini kembali ke hidupku , kembali mengisi hariku lagi. Setelah lama kita berjarak akhirnya kamu kembali lagi hadir di setiap pesan singkat di HPku. Kamu lagi yg memberi aku sapaan,dan menyita sedikit waktu untuk memperhatikan aku.
Ke kagumanku pada jiwa nasionalismu sedari dulu tidak bisa hilang , posturnya tubuh yg tinggi , hitam manis dan agak romantis .
TUAN PETUALANGKU kehadiranmu membangkitkan keterpurukan aku , dan semoga kehadiranmu bukan hanya sebagai harapan palsu ku .
Terimakasih tuan untuk pelajaran baru , dan ilmu yg selalu kau tebar di diriku.
Kau ajariku tentang kesementaraan dan keutuhan ...
Dari aku ,
Yang mempunyai panggilan khusus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar